RUMAH KEDUA

kukira aku satu-satunya, 

Ternyata hanya rumah kedua. 

Kamu yang jadikan aku cadangan

Dari aku yang menganggapmu peran utama

Kukira semuanya baik-baik saja

Kukira aku satu-satunya tempat buat teduh yang paling nyaman setelah luka-lukamu sembuh

Mungkin jatah waktuku denganmu sebatas obat penawar kesepian

Dengan semampuku, aku selalu pastikan kamu bail Dari pagimu yang kujaga agar selalu senang sampai tidur malammu yang Ku pastikan agar selalu nyaman

Kamu yang buat aku merasa seolah-olah kau ini bagian penting Dari hidupmu. 

Makanya akau selalu berkata untuk bisa jadi pundak buat masalah mucmu

Sampai-sampai aku menomor duakan diriku

Takpeduli aku sedang lelah atau aku sedang patah

Bautku bahagaiamu yang paling utama

Siapapun yang menyakitimu. Bilang sama diriku

Tapi ternyata, kamu sendiri yang bikin sakit

Aku tidak apa-apa perihal aku hanya menjadi rumah kedua

Tapi aku tidak baik-baik saja, karena setalah kamu bahagiamu kamu milih pergi begitu saja 

Kamu kira aku ini tidakpunya rasa? 

Apa kamu kira rumahku ini hanya tempat singgah 

Dimana semua orang bisa dengan senangnya datang untuk istirahat

Lalu setelah lelahnya hilang bisa pergi begitu saja 

Aku masih manusia, rumahku juga bukan rumah kosong yang usang,Rumahku layak. 

Tapi ternyata definisi layak dimatamu iTu tidak sesederhana Rumahku. 

Kamu terlalu anggun untuk di miliki

Dan aku terlalu perasa untuk berharap

Kamu pikir aku baik-baik saja.? 

Sekarang ini, aku merasa Rumahku tidak layak untuk siapapun kecuali kamu

Dan parahnya iTu kamu yang buat. 

Pergilah kamapun kamu pergi

Selamat melanjutkan perjalanan

Terimakasih sudah mau singgah di rumah usangku

Di Rumahku yang paling kacau

Dari kamu aku belajar 

Tidak semuanya tamu layak untuk masuk Rumahku

Dan tidak semua rumah layak untuk dihuni

Contohnya rumah usangku yang sekarang sudah hampir runtuh





RUMAH KEDUA 

NGEMBAL, 29-12-2021

Mr. Rizik☕


Komentar

Postingan Populer