AYAH & SECANGKIR KOPI
hai ayah......
izinkan aku berbicara sedikit untukmu malam ini
duduk bersama dengan menikamati secangkir kopi dan sebatang rokok
membahas tentang kisahku dulu dan nanti
kau pernah bilang
dulu kau sangat bangga ketika aku dilahirkan
tangis bahagia itu mengalir
seiring dengan tangisan dariku dulu
dan jadilah aku
seorang anak dengan kasih sayang sempurna dari ayah
dari aku kecil aku selalu ingat
kau pulang malam setiap hari
hanya untuk aku
untuk melihat aku tumbuh dewasa
setiap hari juga aku selalu menanyakan keibu
kapan ayah pulang ?
saat itu aku tau lelahu
hanya saja kau lebih memilih bermain denganku
dengan menutupi kebohonganmu
kaupun berkata"lelah ayah hilang ketika melihat seyummu"
yah.....
aku tau ini jam brapa
harusnya kau sudah tidur
aku tau kau sudah mulai menua
sudah saatnya kau berhenti bersusah payah
tak perlu beri aku kemewahan
kalau sesederhana iki aku sudah bahagia
argggghhhhhhh.......
aku tidak iri dengan mereka yang dijemput dengan mobil
kalau hanya kau jemput dengan berjalan kaki saja akupun sudah senang
setidaknya semakin banyak waktu untuk kita bercerita
tentang aku
dan ingin menjadi apa waktu itu
kau hanya mengiyakan dan berkata
"semoga ayah bisa mewujudkan cita-citamu ya nak"
dan asal kau tau
citcita terbesarku
hanya ingin membahagiakanmu
melihatmu tua dan tersenyum bangga
karena melihat aku berhasil
dan berhasilku bukan hanya karena bisaku
tapi berkat tangan yang pernah menamparku
saat aku lupa dengan tujuan hidup ini
berkat keringat kerja kerasmu
demi enaknya makanan yang aku makan
juga karena hatimu
yang lemah
karena tidak sanggup melihat aku terpuruk
kau tau
kaulah alasan pertama kenapa aku masih disini
untuk memperjuangkan mimpimu yang harus menjadi nyata
untuk membanggakanmu
seperti awal aku dilahirkan
dan untuk aku
agar aku tetap menjagamu
waktu itu aku masih kecil
dan belum tau apa itu hidup
dan sekarang
aku paham apa itu usaha dari bertahan untuk hidup
sedikit saja kau bilang jangan
aku tau itu tidak baik untkmu
karena kau akan tetap menjadi udara
dari setiap apa yang aku hirup
kumohon bertahanlah
demi melihat aku bersanding dengan jodohku nanti💓👫
agar bisa melihat aku kembali menjadi ayah seperti kau
yah, sudahlah
berhenti menyiksa diri
sayangi dirimu seperti kau menyayangi aku
karena cucumu nanti butuh kasih sayangmu
aku mohon tetep disini
duduk bersama dengan secangkir kopi
DEPAN TERAS RUMAH
MUHAMMAD RIZIK&FATHER☕☕
Komentar
Posting Komentar