PENYIARAN SEBAGAI MEDIA DAKWAH

 

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pada dasarnya dawah islam merupakan prilaku muslim dalam menjalankan islam sebagai agama dakwah, yang dalam prosesnya melibatkan unsur da’i, pesan dakwah,metode dakwah, media dakwah, mad’u tujuan melekat cita cita ajaran islam yang berlalu sepanjang zaman dan disetiap tempat. Disamping itu dakwah merupakan proses tranmisi. Dakwah merupakan satu bagaian yang pasti ada dalam kehidupan umat beragama. Dalam ajaran islam, ia merupakankewajiban yang dibebankan oleh agama kepada pemeluknya.

Untuk dapat terus eksis secara historis, manusia terikat dengan jumlah kebutuhan yang tersusun secara hierarkis. Kebutuhan tersebut ada yang terkait langsung dengan kelangsungan hidupya dan bersifat medesak seperti kebutuhan-kebutuhan fisik misalnya, tetapi ada juga yang dapat diangguhkan. Kebutuhan manusia akan petunjuk agama dan dakwah, dalam akumulasi yang memuncak, efek bola saljunya berpengaruh besar dalam kehancuran sebuah masyarakat. Masyarakat yang dibimbing memalui dakwh,hidupnya akan teratur, banyak melahirkan kebaikan dan oleh karena itu secara historis ia akan terasa eksis.

B. TUJUAN

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Lembaga Penyaiaran serta seluruh mahasiswa agar dapat memahami dan mengerti apa itu fungsi dari lembaga penyiaran melalui media komunikasi.

BAB II

PAPER MAKALAH

PENYIARAN SEBAGAI MEDIA DAKWAH

Diajukan untuk memenuhi tugas:

Mata Kuliah: Manajeman lembaga Penyiaran

Dosen Pengampu: Nur Ahmad

 

Disusun oleh :


Muhammad Rizik (18403100021)




INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KUDUS

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

JURUSAN MANEJEMEN DAKWAH

2020



BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pada dasarnya dawah islam merupakan prilaku muslim dalam menjalankan islam sebagai agama dakwah, yang dalam prosesnya melibatkan unsur da’i, pesan dakwah,metode dakwah, media dakwah, mad’u tujuan melekat cita cita ajaran islam yang berlalu sepanjang zaman dan disetiap tempat. Disamping itu dakwah merupakan proses tranmisi. Dakwah merupakan satu bagaian yang pasti ada dalam kehidupan umat beragama. Dalam ajaran islam, ia merupakankewajiban yang dibebankan oleh agama kepada pemeluknya.

Untuk dapat terus eksis secara historis, manusia terikat dengan jumlah kebutuhan yang tersusun secara hierarkis. Kebutuhan tersebut ada yang terkait langsung dengan kelangsungan hidupya dan bersifat medesak seperti kebutuhan-kebutuhan fisik misalnya, tetapi ada  juga yang dapat diangguhkan. Kebutuhan manusia akan petunjuk agama dan dakwah, dalam akumulasi yang memuncak, efek bola saljunya berpengaruh besar dalam kehancuran sebuah masyarakat. Masyarakat yang dibimbing memalui dakwh,hidupnya akan teratur, banyak melahirkan kebaikan dan oleh karena itu  secara historis ia akan terasa eksis.

B. TUJUAN

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Lembaga Penyaiaran serta seluruh mahasiswa agar dapat memahami dan mengerti apa itu fungsi dari lembaga penyiaran melalui media komunikasi.






BAB II

KAJIAN TEORI

A. Pengertian penyiaran

Penyiaran atau dalam bahasa inggris sebagai broadcasting adalah kesulurhan proses penyampaian siaran yang melalui sari penyiapan materi produksi, penyiapan bahasa siaran, kemudian pemancaran sampai kepada penerimaan tersebut oleh pendengar atau pemirsa disuatu tempat. Dari definisi umum ini, tampak bahwa arti penyiaran berbeda dengan pemancaran. Pemancaran sendiri  berarti proses transmisi siaran, baik melalui media udara maupun media kabel koaksial atau saluran fisik yang lain(wahyudi 1994:6)

Penyiaran tersebar kesemua arah atau yang dikenal sebagai omnidirectonal.dari definisi sifat penyiaran ini bisa diketahui bahwa semua sistem penyiaran yang alat penerima siarannya harus dilengkapi dengan satu unit decoder, adalah ruang sealan dengan definisi broadcasting. Oleh karena itu, pada nama sistemnya harus ditambahkan kata “terbatas”sehingga menjadi siaran terbatas. 











BAB III

PEMBAHASAN

A. FUNGSI MEDIA KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA DAKWAH

Dakwah adalah kewajiban setiap muslim yang harus dilakukan secara berkesinambugan, yangbertujuan mengubah perilaku manusia  berdasarkan  pengetahuan dan sikap yang benar yakni untuk membawa manusia berdasarkan mengabdi kepada Allah SWT. Secara total  sebagai aktivitas, dakwah berupaya mengubah suatu situasi terentu kepada situasi yang lebih baik menurut ajaran islam. Dengan kata lain  dakwah, berarti menyampaikan konsepsi islam kepada manusia mengenai pandangan  dan tujuan hidup didunia ini.

Dakwah adalah usaha secara sadar yang dilaksanakan oleh individu/kelompo.Dakwah perlu dikelolah secara professional agar berhasil secara efektif dan efesien.pengelolaan kegiatan dakwah memerlukan administrasi dan manajemen dakwah yang baik sehingga terjadi perubahaan perilaku audience yang menjadi sasran dakwah.

Laju perkembangan zaman berpacu dengan tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak terkecuali teknologi komunikasi ikut mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia termasuk didalmnya kegitan dakwah sebagai salah satu pola penyampaian informasi dan upaya transfer ilmu pengetahuan.

Media komunikasi massa sebagai penyampai pesan-pesan neniliki beberapa fungsi termasuk salah satunya televise, diantaranya :

1. Informasi; yakni kegiatan untuk mengumpulkan, menyimpan data, fakta dan pesan, opini dan komentar,sehingga orang bisa mengetahui keadaan yang terjadi diluarnya, apakah itu dalam lingkungan daerah, nasional atau internasional.

2. Sosialisasi; yakni menyediakan dan mengajarkan ilmu pengetahuan bagaimana orang bersikap sesuai niilai-nilai yang ada, serta bertindak sebagai anggota masyarakat secara efektif.

3. Motivasi;yakni mendorong orang unuk mengikuti kemajuan orang lain melalui apa yang mereka baca, lihat, dan dengar lewat media massa. 

4. Bahan diskusi; menyediakan informmsi sebagai bahan diskusi untuk mencapai persetujuan dalam hal perbedaan pendapat mengenai hal-hal yang menyangkut orang banyak.

5. Pendidikan; yakni membuka kesempatan untuk memperoleh ppendidikan secara luas, baik untukpendidikan formal disekolah maupun untuk di luar sekolah.juga meningkatkan kualitas penyajian materi yang  baik, menarik, dan mengesankan.

6. Memajukan kebudayaan; media massa menyebarluaskan hasil-hasilkebudayaan melalui pertukara program siaran radio dan televise, ataukah bahan cetak seperti buku dan penerbitan-penerbitan lainnya. Pertukaran ini akan memungkinkan peningkatn dayakreativtas guna memajukan kebudayaan nasionalmasing-masing Negara, sertamempertinggi kerjasama hubungan antarnegara.

7. Hiburan; media massa telah menyita banyk waktu luang untuk semua golongan usiadengan difungsikannya sebagai alat hiburan dalam rumah tangga. Sifat etetika yang dituangkan dalam bentuk lagu, lirik, dan bunyi mauun gambar dan bahasa, membawa orang pada situasi menikmati hiburan seperti halnya keutuhan pokok lainnya.

8. Integrasi; banyak bangsa di duia dewasaini diguncang oleh kepentingan-kepentingan tertentu karena perbedaan etnis dan ras. Komunikasi dapatdimanfaatkan untuk menjembatani perbedaan-perbedaan itu dalam memupuk dan memperkokoh persatuan bangsa. 


B. MANFAAT DAN KEUNTUNGAN PENYIARAN SEBAGAI MEDIA DAKWAH

Secara sederhana manfaat metode dakwah di media sangat beragam bentuk dan sehingga media dakwah menjadi sarana penunjang bagi perkembangan dan kemudahan dalam setiap aktivitas dakwah kita.ada beberapamacam manfaat/keunggulan media sebagai sarana penunjang keberhasilan dalam setiap aktifitas dakwah diaantaranya:

Pertama, media komunikasi atau media tatap muka. Media tatap muka merupakan mediayang paling efektif dalam menyampaikan informasi atau pean,karena media dapat menghasilkan respon secara laangsung,  dalam pertemuan adamakna ertentu yang tidak di miliki oleh media komunikasi lainnya, maka mediaceramah, diskusi perkuliahan yang bersifat langsung merupakan media yang paling efektif dalam menyampaikaan pesan atau tabligh serta palng mampu meahirkan respon daripublik.

Kedua, media audio visual.media yang berupa audio visual seperi teater, film, dan televise.Media ini dapat dipakai untuk menerangkan idea atau pesan dengan metode modern seperti cerita atau kisah yang dibacakan.Bisa juga berupa pagelaran drama. Media ini harusbenar-benar mendapat perhatian,kkarena kelebihannya yang dapatmenggapai sasaran sampai ke rumah-rumah dan bisa di bawa ke mana saja dan kaan saja.

Ketiga, media visual, media visual saja juga dapat digunakan, seperti peta fiti-foto kejadian seperti bencana alam, foto ppuing-puing dan kehancuran akibat peran, serta gambar-gambar lain yang merupakan akibat kedhaliman.

Keempat, media individual.Media individual seperti siaran radio, kaset-kaset khutbah atau pelajaran, yang pada masa sekran ini banyak teredia di mana-mana.

Kelima, media dakwah melalui lisan. Sebagai media dakwah dan media pembinaan  umat, materi khutbah dan khoytibnya sendiri, harus dipersiapkan dengan baik.apalagi diperhatikan, khutbah jum’at merupkan salah satu pembinaanyang bersifat indroktiner,yang harus didengar dengan baik dan tekun oleh para jamaah,diam dan insat (diam dan mendengarkan) hukumnya wajib. Melluikhutbah jum’at, pembinaan umat bisa dlaksanakan secara rutin dengan tema yang berbeda sesuai degan kebutuhan masyarakat.

Keenam, media elektronik. Agama islam adalah agama yang mempunyai motivasi yang kuat dalam usaha mewujudkan dan membina masyarakatadil dan makmur yang merata material dan spiritual. Islam tidak memisahkan antara kehidupan beraama dan bernegara.Oleh karena itu, motivasi agama merupakan alat yang ampuh dalammenggelorakansemangat masyarakat dalam kehidupannya. Agaa dapat memberi bentuk kepada arti dan kualitas hidup, sebab kalau tidak demikian, maka kita akan kehilangan tujuan, keindahan dan keberkahan hidup. Tujuan ini harus ditaamkan dan disosialisasikan melalui berbagai cara daan kegiatan seperti melalui berbagaaicara dan kegiatan seperti melalui media elektronik. 

Selanjutnya ada juga macam-macam media elektronik sebagai penunjang dakwah diantaranya: Internet. Internet adalah jaringan komputer luas yang menghubungkan pemakai komputer satu komputer dengan komputer lainnya dan dapat berhubungan dengan komputer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia, dimana kita dapat melakukan browsing, surfing chatting dan lainlain. Dibandingkan media dakwah yang lain, Internet memiliki tiga keunggulan: Pertama, Karena sifatnya yang never turn-off tidak pernah dimatikan dan unlimited access dapat diakses tanpa batas. Internet memberi keleluasaan kepada penggunanya untuk mengakses dalam kondisi dan situasi apapun. Kedua, Internet merupakan tempat yang tepat bagi mereka yang ingin berdiskusi tentang pengalaman spiritual yang mungkin tidak rasional dan bila dibawa pada forum yang biasa akan mengurangi keterbukaannya. Ketiga, Sebagian orang yang memiliki keterbatasan dalam komunikasi sering kali mendapat kesulitan guna mengatasi dahaga spiritual mereka.Padahal mereka ingin sekali berdiskusi dan mendapat bimbingan dari para ulama.Sementara itu ada sebagian orang yang ingin bertanya atau siap berdebat dengan para ulama untuk mencari kebenaran namun kondisi sering tidak memungkinkan.Internet hadir sebagai kawan atau lawan diskusi sekaligus pembimbing setia.Para ulama seharusnya dapat menggunakan internet sebagai media efektif untuk mencapai tujuan dakwahnya.









BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN 

Penyiaran atau dalam bahasa inggris sebagai broadcasting adalah kesulurhan proses penyampaian siaran yang melalui sari penyiapan materi produksi, penyiapan bahasa siaran, kemudian pemancaran sampai kepada penerimaan tersebut oleh pendengar atau pemirsa disuatu tempat. Dari definisi umum ini, tampak bahwa arti penyiaran berbeda dengan pemancaran. Pemancaran sendiri  berarti proses transmisi siaran, baik melalui media udara maupun media kabel koaksial atau saluran fisik yang lain.

Secara sederhana manfaat metode dakwah di media sangat beragam bentuk dan sehingga media dakwah menjadi sarana penunjang bagi perkembangan dan kemudahan dalam setiap aktivitas dakwah kita.ada beberapamacam manfaat/keunggulan media sebagai sarana penunjang keberhasilan dalam setiap aktifitas dakwah.

B. SARAN 

Penulis tentunya masih menyadari jika makalah diatas masih terdapat banyak kesalahan dan jauh dari kesempurnaan. Penulisa akan memeprbaiki makalah tersebut dengan berpedoman pada banyak sumber serta kritik yang membangun dari pembaca. 


KAJIAN TEORI

A. Pengertian penyiaran

Penyiaran atau dalam bahasa inggris sebagai broadcasting adalah kesulurhan proses penyampaian siaran yang melalui sari penyiapan materi produksi, penyiapan bahasa siaran, kemudian pemancaran sampai kepada penerimaan tersebut oleh pendengar atau pemirsa disuatu tempat. Dari definisi umum ini, tampak bahwa arti penyiaran berbeda dengan pemancaran. Pemancaran sendiri berarti proses transmisi siaran, baik melalui media udara maupun media kabel koaksial atau saluran fisik yang lain(wahyudi 1994:6)

Penyiaran tersebar kesemua arah atau yang dikenal sebagai omnidirectonal.dari definisi sifat penyiaran ini bisa diketahui bahwa semua sistem penyiaran yang alat penerima siarannya harus dilengkapi dengan satu unit decoder, adalah ruang sealan dengan definisi broadcasting. Oleh karena itu, pada nama sistemnya harus ditambahkan kata “terbatas”sehingga menjadi siaran terbatas.

BAB III

PEMBAHASAN

A. FUNGSI MEDIA KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA DAKWAH

Dakwah adalah kewajiban setiap muslim yang harus dilakukan secara berkesinambugan, yangbertujuan mengubah perilaku manusia berdasarkan pengetahuan dan sikap yang benar yakni untuk membawa manusia berdasarkan mengabdi kepada Allah SWT. Secara total sebagai aktivitas, dakwah berupaya mengubah suatu situasi terentu kepada situasi yang lebih baik menurut ajaran islam. Dengan kata lain dakwah, berarti menyampaikan konsepsi islam kepada manusia mengenai pandangan dan tujuan hidup didunia ini.

Dakwah adalah usaha secara sadar yang dilaksanakan oleh individu/kelompo.Dakwah perlu dikelolah secara professional agar berhasil secara efektif dan efesien.pengelolaan kegiatan dakwah memerlukan administrasi dan manajemen dakwah yang baik sehingga terjadi perubahaan perilaku audience yang menjadi sasran dakwah.

Laju perkembangan zaman berpacu dengan tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak terkecuali teknologi komunikasi ikut mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia termasuk didalmnya kegitan dakwah sebagai salah satu pola penyampaian informasi dan upaya transfer ilmu pengetahuan.

Media komunikasi massa sebagai penyampai pesan-pesan neniliki beberapa fungsi termasuk salah satunya televise, diantaranya :

1. Informasi; yakni kegiatan untuk mengumpulkan, menyimpan data, fakta dan pesan, opini dan komentar,sehingga orang bisa mengetahui keadaan yang terjadi diluarnya, apakah itu dalam lingkungan daerah, nasional atau internasional.

2. Sosialisasi; yakni menyediakan dan mengajarkan ilmu pengetahuan bagaimana orang bersikap sesuai niilai-nilai yang ada, serta bertindak sebagai anggota masyarakat secara efektif.

3. Motivasi;yakni mendorong orang unuk mengikuti kemajuan orang lain melalui apa yang mereka baca, lihat, dan dengar lewat media massa.

4. Bahan diskusi; menyediakan informmsi sebagai bahan diskusi untuk mencapai persetujuan dalam hal perbedaan pendapat mengenai hal-hal yang menyangkut orang banyak.

5. Pendidikan; yakni membuka kesempatan untuk memperoleh ppendidikan secara luas, baik untukpendidikan formal disekolah maupun untuk di luar sekolah.juga meningkatkan kualitas penyajian materi yang baik, menarik, dan mengesankan.

6. Memajukan kebudayaan; media massa menyebarluaskan hasil-hasilkebudayaan melalui pertukara program siaran radio dan televise, ataukah bahan cetak seperti buku dan penerbitan-penerbitan lainnya. Pertukaran ini akan memungkinkan peningkatn dayakreativtas guna memajukan kebudayaan nasionalmasing-masing Negara, sertamempertinggi kerjasama hubungan antarnegara.

7. Hiburan; media massa telah menyita banyk waktu luang untuk semua golongan usiadengan difungsikannya sebagai alat hiburan dalam rumah tangga. Sifat etetika yang dituangkan dalam bentuk lagu, lirik, dan bunyi mauun gambar dan bahasa, membawa orang pada situasi menikmati hiburan seperti halnya keutuhan pokok lainnya.

8. Integrasi; banyak bangsa di duia dewasaini diguncang oleh kepentingan-kepentingan tertentu karena perbedaan etnis dan ras. Komunikasi dapatdimanfaatkan untuk menjembatani perbedaan-perbedaan itu dalam memupuk dan memperkokoh persatuan bangsa.

B. MANFAAT DAN KEUNTUNGAN PENYIARAN SEBAGAI MEDIA DAKWAH

Secara sederhana manfaat metode dakwah di media sangat beragam bentuk dan sehingga media dakwah menjadi sarana penunjang bagi perkembangan dan kemudahan dalam setiap aktivitas dakwah kita.ada beberapamacam manfaat/keunggulan media sebagai sarana penunjang keberhasilan dalam setiap aktifitas dakwah diaantaranya:

Pertama, media komunikasi atau media tatap muka. Media tatap muka merupakan mediayang paling efektif dalam menyampaikan informasi atau pean,karena media dapat menghasilkan respon secara laangsung, dalam pertemuan adamakna ertentu yang tidak di miliki oleh media komunikasi lainnya, maka mediaceramah, diskusi perkuliahan yang bersifat langsung merupakan media yang paling efektif dalam menyampaikaan pesan atau tabligh serta palng mampu meahirkan respon daripublik.

Kedua, media audio visual.media yang berupa audio visual seperi teater, film, dan televise.Media ini dapat dipakai untuk menerangkan idea atau pesan dengan metode modern seperti cerita atau kisah yang dibacakan.Bisa juga berupa pagelaran drama. Media ini harusbenar-benar mendapat perhatian,kkarena kelebihannya yang dapatmenggapai sasaran sampai ke rumah-rumah dan bisa di bawa ke mana saja dan kaan saja.

Ketiga, media visual, media visual saja juga dapat digunakan, seperti peta fiti-foto kejadian seperti bencana alam, foto ppuing-puing dan kehancuran akibat peran, serta gambar-gambar lain yang merupakan akibat kedhaliman.

Keempat, media individual.Media individual seperti siaran radio, kaset-kaset khutbah atau pelajaran, yang pada masa sekran ini banyak teredia di mana-mana.

Kelima, media dakwah melalui lisan. Sebagai media dakwah dan media pembinaan umat, materi khutbah dan khoytibnya sendiri, harus dipersiapkan dengan baik.apalagi diperhatikan, khutbah jum’at merupkan salah satu pembinaanyang bersifat indroktiner,yang harus didengar dengan baik dan tekun oleh para jamaah,diam dan insat (diam dan mendengarkan) hukumnya wajib. Melluikhutbah jum’at, pembinaan umat bisa dlaksanakan secara rutin dengan tema yang berbeda sesuai degan kebutuhan masyarakat.

Keenam, media elektronik. Agama islam adalah agama yang mempunyai motivasi yang kuat dalam usaha mewujudkan dan membina masyarakatadil dan makmur yang merata material dan spiritual. Islam tidak memisahkan antara kehidupan beraama dan bernegara.Oleh karena itu, motivasi agama merupakan alat yang ampuh dalammenggelorakansemangat masyarakat dalam kehidupannya. Agaa dapat memberi bentuk kepada arti dan kualitas hidup, sebab kalau tidak demikian, maka kita akan kehilangan tujuan, keindahan dan keberkahan hidup. Tujuan ini harus ditaamkan dan disosialisasikan melalui berbagai cara daan kegiatan seperti melalui berbagaaicara dan kegiatan seperti melalui media elektronik.

Selanjutnya ada juga macam-macam media elektronik sebagai penunjang dakwah diantaranya: Internet. Internet adalah jaringan komputer luas yang menghubungkan pemakai komputer satu komputer dengan komputer lainnya dan dapat berhubungan dengan komputer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia, dimana kita dapat melakukan browsing, surfing chatting dan lainlain. Dibandingkan media dakwah yang lain, Internet memiliki tiga keunggulan: Pertama, Karena sifatnya yang never turn-off tidak pernah dimatikan dan unlimited access dapat diakses tanpa batas. Internet memberi keleluasaan kepada penggunanya untuk mengakses dalam kondisi dan situasi apapun. Kedua, Internet merupakan tempat yang tepat bagi mereka yang ingin berdiskusi tentang pengalaman spiritual yang mungkin tidak rasional dan bila dibawa pada forum yang biasa akan mengurangi keterbukaannya. Ketiga, Sebagian orang yang memiliki keterbatasan dalam komunikasi sering kali mendapat kesulitan guna mengatasi dahaga spiritual mereka.Padahal mereka ingin sekali berdiskusi dan mendapat bimbingan dari para ulama.Sementara itu ada sebagian orang yang ingin bertanya atau siap berdebat dengan para ulama untuk mencari kebenaran namun kondisi sering tidak memungkinkan.Internet hadir sebagai kawan atau lawan diskusi sekaligus pembimbing setia.Para ulama seharusnya dapat menggunakan internet sebagai media efektif untuk mencapai tujuan dakwahnya.

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Penyiaran atau dalam bahasa inggris sebagai broadcasting adalah kesulurhan proses penyampaian siaran yang melalui sari penyiapan materi produksi, penyiapan bahasa siaran, kemudian pemancaran sampai kepada penerimaan tersebut oleh pendengar atau pemirsa disuatu tempat. Dari definisi umum ini, tampak bahwa arti penyiaran berbeda dengan pemancaran. Pemancaran sendiri berarti proses transmisi siaran, baik melalui media udara maupun media kabel koaksial atau saluran fisik yang lain.

Secara sederhana manfaat metode dakwah di media sangat beragam bentuk dan sehingga media dakwah menjadi sarana penunjang bagi perkembangan dan kemudahan dalam setiap aktivitas dakwah kita.ada beberapamacam manfaat/keunggulan media sebagai sarana penunjang keberhasilan dalam setiap aktifitas dakwah

B. SARAN

Penulis tentunya masih menyadari jika makalah diatas masih terdapat banyak kesalahan dan jauh dari kesempurnaan. Penulisa akan memeprbaiki makalah tersebut dengan berpedoman pada banyak sumber serta kritik yang membangun dari pembaca.


Komentar

Postingan Populer